Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

IBU DAN LINGKUNGAN HIDUP; Mari Berubah Sebelum Menjadi Malin Kundang.

Gambar
“Selamat hari, untuk para kaum ibu di seluruh dunia. Salam kemanusiaan salam kedamaian serta keadilan”. Pada momentum hari ibu ini, banyak hal turut menyertainya. Ucapan selamat dan doa kepada ibu dari setiap anak, serta berbagai pesan pesan. Semisal vidio yang di buat oleh Gubernur Jakarta Bpk. Anies Baswedan.   Dalam vidionya, Ia mengajak para ibu untuk memberi pesan pada anak anaknya untuk tidak melakukan korupsi. Karena, rahim ibu, bukan tempat para calon koruptor. Dalam hal ini, saya ingin melakukan hal yang sama, namun dalam prespektif, cara dan kepentingan yang berbeda. Yankni, menggunakan pandangan yang melihat relasi ibu dengan lingkungan hidup. Pastinya, kepentingannya untuk mengajak semua orang untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup. Dari pada bernasip sama seperti Maling Kundang, medingan sesegara mungkin melakukan perubahan. Hal yang fundamen, sebagaimana yang di ungkapkan oleh Soni Keraff adalah merubah cara berfikir kita dalam melihat relasi ala...

PETAKA TAMBANG EMAS KABUPATEN BURU

Gambar
Pada tanggal 28 oktober 2018, masyrakat Maluku dikejutkan dengan satu informasi yang mengerikan. Dikatakan mengerikan lantaran, ikan yang menjadi salah satu makanan andalan orang maluku, kini menjadi salah satu ancaman jika di konsumsi. Lantaran, telah terkontaminasi zat-zat kimia (merkuri dan sianida), akibat aktifitas pertambangan di daerah tersebut (luiputan6.com; 28/10/2018). Sebagaimana yang sampaikan oleh, Pakar kimia dan lingkungan Universitas Pattimura Elahnpatti Ambon, Dr Justinus Male. Bahwa, masyarakat Maluku, khususnya di Pulau Buru dan Pulau Ambonagar, jangan mengonsumsi kepala maupun tulang  ikan  karena sudah mengandung bahan beracun mercuri dan sianida. Menurutnya, "Bahan beracun seperti mercuri dan sianida itu biasanya mengendap di dalam sumsum tulang dan kepala ikan, sehingga kebiasaan mengonsumsi bagian  ikan  ini akan berbahaya untuk jangka panjang," (28/10/2018). Pencemaran tersebut, dikarekan tidak begitu terkontrolnya aktivitas p...

HMI dan komitmen kebangsaan serta keumatan

Gambar
Dewasan ini, bangsa indonesia sedang mengalami perpecahan yang begitu akut, dikatakan akut karena, fenomena ini bukan saja terjadi antara masyrakat dengan pemerintah namun juga terjadi diantara warga negaranya. Parahnya, dilatari oleh probelm identitas. Yakni sentimen agama, etnis, suku yang kemudian dipolarisasi oleh beberapa oknum. Yakni, para elit politik. Sejatinya, sebagaimana yang kita ketahui bahwa betapa buruknya penggunaan sentimen identitas dalam ranah politik. Apalagi pada negeri yang menerapkan sistem demokrasi dalam aktifitas kenegaraannya. Penerapan politik identitas akan selalu memunculkan konflik dan menghadap hadapkan antra mayoritas dan minoritas. Dalam hal ini, Tentunya kita masih ingat, bagaimana gubernur DKI Jakarta, yakni Ahok menjadi korban atas senitimen identitas yang dibawa bawa kedalam ranah politk. Selain itu, baru baru ini, kita juga menyaksikan, bagaimana umat islam saling tengkar dan menguji keimanannya, dikarnakan terjadinya pembakaran be...

BERORGANISASI DAN ORGANISASI HMI

Gambar
Selamat datang.! Kepada kawan-kawan Mahasiswa baru di UIN Malang, semoga dengan diterimanya kalian menjadi mahasiswa UIN Malang, kalian dapat membagakan kedua orang tua dan sanak saudara kalian, serta dapat memberikan kontribusi baik untuk bangsa dan agama. Yakni; dengan mempertinggi derajat masyrakat indoneisia dan mempertahankan kemerdekaan indonesia ( kemerdekaan yang hakiki ), serta dapat Menegakkan dan mengembangkan ajaran Islam. Amin.! Sebagaimana yang di-inginkan HMI. Dalam hal ini, pasti, kawan-kawan ketika mengetahui, bahawa kawan-kawan diterima oleh UIN Maulana Maliki Ibrahim Malang, rasa kebanggaan dan penasaran turut hadir didalam fikiran teman-teman. Dikatakan kebanggaan karena, perjuangan yang telah kawan-kawan lalui, dengan berbagai pengorbanan, telah menemui hasilnya. Kemudian, dikatakan penasaran lantran muncul berbagai asumsi (dugaan/rasa penasaran) yang ada didalam fikiran kawan kawan. Diantara asumsi-asumsi tersebut, yang paling menonjol adalah, ter...

Pesan untuk Dia

Pesan untuk Dia Kasih.! Gugup rasanya ada di sampingmu Senang rasanya ada disampingmu Entah kau merasakannya atau tidak, tak ku mengerti karna rasa bisa di manipulais.! tapi jujur saat ini, jangankan memanipulasi, untuk menahannya saja ku tak sanggup ia membrontak dan meminta kebebasan atas diri yang rapuh ini  kasih rasa ini, ingin lebih lama lagi bersama-mu, kasih. Rindu rasanya jika sepi menghajarku Kasih.! Aku Begitu takut, akan datangnya kematian Aku Begitu takut akan kepergianmu Aku takut kehilanganmu, kasih. Kasih.! Datanglah, kemarilah, biarkan ku dekati kamu Kasih, ku ingin di dekatmu Kasih ku ingin selalu bersama-mu Kemarilah kasih, kan ku ceritakan kisah-kisah-ku Saat, dihajar sepi, saat di sambut senyum banyak orang, saat marah-ku, saat dimana tak ku pikirkan diri ini, yang ku pikirkan hanya kesejatraan, keadilan dan kebahagiaan orang banyak. Kasih.! Kemarilah ingin sekali ku berbagi cerita dengan ...

RASA

RASA Lelap, dalam tidur Lelap dalam ingatan Terpukul dengan rasa bersalah Kusampaikan pada langit, bumi, angin dan air bahwa aku hanya ingin bahagia sama seperti yang lain.

Krisis Ekology: Kepentingan Bersama, Tanggung Jawab Bersama.

Gambar
Secara etimologi, lingkungan hidup berarti suatu habitat, tempat tinggal atau rumah tempat tinggal ( oikos ). Tetapi, dalam tulisan ini, oikos tidak dipahami sekadar sebagai lingkungan sekitar di mana manusia hidup. Namun, Oikos dipahami sebagai keseluruhan alam semesta dan seluruh interaksi saling pengaruh yang terjalin di dalamnya. Antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya dan dengan keseluruhan ekosistem atau habitat. [1]   Penggunaan terminologi ini, berakibat pada konsepsi kita dalam memaknai lingkungan hidup. Sederhanya, prespektif kita dalam memaknai lingkungan lebih luas lagi. Karena, melingkupi keseluruhan alam sesemesta dan interaksi saling pengaruh yang terjadi didalamnya. Artinya, jika terjadi pencemaran ataupun kerusakan lingkungan ( krisis ekologi ) maka persoalan tersebut, dapat kita maknai sebagai persoalan bersama, bukan hanya persoalan komunitas tertentu, atau negara tertentu, akan tetapi meruapakan persoalan semua umat manusia yang ada di bu...