CERITA hingga SENJA



Adik tahukah kau, saat ini, jika bisa berteriak maka akan kulakukan. akan ku berteriak sekas-kerasnya hingga merusak pita suara yang tak sanggup berkata tidak pada kesalahan. sehingga mengguncang alam pikiranku hingga membuatnya kacau balau. bahkan hingga membangunkan hati nurani, yang sudah tertidur ini. Namun, tahukah kau kalau kebanyakan orang tak suka kebisingan. Kebanyakan orang butuh ketenangan, Kebanyakan orang tidak suka akan masalah, mereka lebih suka berada di zona nyaman. tahukah kau kalau mereka hanya suka keluar dari zona nyaman jika itu menguntungkan mereka. hingga membuatku menahan teriakan ini.

Adik mari kita memutar kembali waktu ini, agar kau tak bosan dan salah kaprah akan ceritaku ini. adik masihkah kau ingat akan perbincangan kita dulu. Saat setiap kata yang dikeluarkan di sambut tepuk tangan. saat setiap kata dinanti nanti oleh telinga telinga dan otak yang penasaran. Saat setiap pertemuan tercipta hubungan yang baik. bisa kau katakan itu hubungan pertemanan, bisa juga kau katakan itu hubungan persaudaraan.

mari kita lanjut lagi tentang kesan-kesan yang diperoleh dari pertemuan itu. adik, ingatkah kau tentang pertemuan itu. bagaimana saat setiap pertemuan, selalu menciptakan visi dan misi Perubahan. Saat setiap pertemuan begitu berharga bagi kita. Hingga selalu muncul kemauan untuk bertemu kembali. adik, Jika kau ingat, tetaplah mengingatnya. Tak apa, tak usah risau. Karena semua itu benar, tidak ada skenario apapun dibaliknya. 

Percayalah, akan semua itu. namun akan ku sampaikan padamu, bahwa semua itu, hanya saat itu saja. Adik sini, mendekatlah, akan ku sampaikan beberapa hal. akan kusampaikan sedikit nasehat, itupun jika kau anggap ini nasehat. Jika Kau anggap bukan nasehat tak apa dan tak penting juga.

adik, apakah kau merokok, jika kau merokok maka ambilah rokok itu dan hisaplah, jika tidak merokok maka seruptlah kopi itu, kita tidak seminar atau sedang khotbah. maka jangan kau terlalu kaku. santai saja!

Adik masihkah kau percaya akan perubahan dan kemerdekaan serta gagasan ideal yang kita bicarakan dulu. kuharap kau masih percaya akan hal itu. jika tidak, betapa berdosanya akal dan hati orang-orang yang merusak nuranimu, merusak alam fikiranmu. padahal kau masih perlu banyak belajar tentang hal hal yang ideal sebelum bertemu dengan berbagai hal di balik pentas yang kau saksikan dengan penuh eforia itu. tak ada maksud apa-apa, hanya yang ku harapkan kau memiliki pandangan tentang apa yang baik dan yang buruk sehingga bertemu hal hal yang keliru kamu bisa mengetahui apa yang baik dan buruk. lebih berharap lagi ku ingin kau dengan tegas mempertahankan itu.

kita, lanjut saja, karna akan memerlukan waktu yang banyak untuk membahas terkait karakter dan sifat mereka serta pola pola yang mereka guakan untuk merusak nuranimu dan alam fikiranmu. satu hal yang perlu kau ketahui tentang mereka adalah jangan takut untuk melawan mereka.

jadi adik, aku ingin sampaikan padamu apakah kau berani dan siap mempertahankan semua itu (terkait hal hal ideal  yang kita bahas). Bahkan dengan melawan kakakmu, saudaramu, temanmu, bahkan mereka yang mengklaim dekat denganmu. 

iya dik, mereka yang mengklaim dekat denganmu. jika kau tak tau, maka cepatlah kau mendeteksi itu, sebelum mereka mengetahui hal hal yang nanti mereka gunakan untuk membunuhmu. mereka biasanya menggunakan slogan slogan kebenaran namun memiliki maksud dan tujuan yang lain. tujuan tujuan tersebut adalah tujuan yang pragmatis dan opurtunis.

jadi adik, beranikah kau untuk mempertahankannya meski dengan kekerasan sekalipun. ataukah, kau mengikuti mereka yang mengatakan bahwa sampaikan dengan lisan, jika tidak bisa, maka berdoalah agar mereka bisa berubah. percayalah dik, kalau itu hanya akan membuat para oprutunis dan dan pragmatis itu tambah menjadi jadi. mereka bukan rasul, nabi, wali, kiyai, dan orang orang yang percaya dan memperjuangkan hal hal ideal tersebut, yang dimana jika kita sampaikan hal baik maka akan diapresiasi dengan baik. mereka akan memanfaatkan kebaikanmu untuk tetap melakukan hal hal pragmatis dan opurtunis tersebut.


adik, kuharap kau berani, karna semua hal ideal itu tak tercapai jika tak  ada pengorbanan dan perjuangan. semuanya akan sia-sia dan menjadi obrolan belaka. akan menguap dan terbawa angin entah kemana. adik, walaupun akan ada berbagai konsekuensi yang kamu terima, nantinya. tapi, perlu kau ketahui bahwa orang-orang yang mempertahankan gagasan gagasan ideal bukan cuman kamu saja. itu, sudah terjadi berabat abat yang lalu hingga saat ini. dan kuharap kau menjadi salah satu di antaranya.

adik, kenalkah kau dengan socrates, galileo galilei, perempuan perempuan yang dituduh penyihir dan dibakar hidup hidup saat abad pertengan. jika di indonesia kenalkah kau dengan Kartosuwiryo, Tan Malaka, Soe Hook Gie, Munir Sayid Thalib dan berbagai tokoh tokoh lainnya yang telah bahagia di alam sana. seharusnya kau kenal mereka, bukan memaksa tapi merekalah yang hidup berabad abad dan beberapa tahun lalu, yang hingga kini masih melekat diingatan orang orang. mereka takan pernah hilang digilas waktu dan zaman. gagasan mereka selalu segar untuk dibahas. kenapa! karena mereka berani mengatakan tidak pada kesalahan dan berani memperjuangkan kebenaran.

adik akan ku ceritakan sedikit cerita tentang salah satu tokoh tokoh tersebut. akan saya ceritakan kisah Galileo saja, jadi adik, Galileo Galilei adalah seorang astronom, filsuf, dan fisikawan Italia yang memiliki peran besar dalam revolusi ilmiah. Ia disebut sebagai "bapak astronomi observasional", "bapak ilmu fisika modern","bapak metode ilmiah", dan "bapak ilmu pengetahuan". Sumbangannya dalam keilmuan antara lain adalah penyempurnaan teleskop, berbagai pengamatan astronomi, dan hukum gerak pertama dan kedua (dinamika). Selain itu, Galileo juga dikenal sebagai seorang pendukung Copernicus mengenai peredaran bumi mengelilingi matahari dan matahari sebagai sistem tata surya (wikepedia).

jadi, pada abad pertengahan, terdapat pandangan bahwasanya manusia adalah makhluk tuhan yang diciptakan melebihi makhluk lainnya (antroposterisme), selain itu juga terdapat pandangan bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Pandangan inipun sangat mendominasi karena terdapat legetimasi dari agama kristiani. Namun dalam perkembangannya muncul bantahan (anti tesis) oleh salah seorang tokoh yang bernama Galileo. Ia berpendapat dan membuktikan bahwa bumi tempat tinggal manusia bukan merupakan pusat alam semesta. Bumi merupakan bagian kecil  dari planet-planet yang mengelilingi matahari.

Pandangan yang dikemukakan oleh Galileo tersebut sangtlah bertentangan dengan apa yang ada di otak para gerejawan abad pertengahan ketika itu. Sehingga membuka lembar baru dan tercatat dalam sejarah manusia eropa yang menimbulkan krisis keimanan dan krisi lainnya diantaranya melemahkan kekuasaan gereja. Waktu pun berlanjut, dikarenakan telah diketahui oleh setiap orang, Galileo dinyakan bersalah pada 1616 dan nyatakan bersalah secara publik pada 1633. Geraja dalam hal ini menjatuhkan hukuman kepada galileo dengan tuduhan kafir. Ia dikenai hukuman rumah pada tanggal 22 juni 1632 hingga akhir hayatnya.

jadi adik, maksud yang ingin ku sampaikan atas obrolan ini adalah, aku tidak ingin kau mengalami hal yang sama sepertiku, yakni tak mampu mengatakan hal yang benar, lantaran terlalu banyak pertimbangan. diantara pertimbangan itu adalah karena takut mereka para pragmatis dan opurtunis itu tersinggung, aku takut melukai perasaan mereka. kondisi itulah yang saat ini kurasakan.

saat ini, aku sedang menjabat sebagai ketua umum disalah satu organisasi mahasiswa. iya, mahasiswa para agen perubahan, agen pengontrol sosial, dan agen agen yang akan menggantikan orang orang tua yang telah lapuk itu. saat ini, aku sedang memimpin para agen agen itu. namun lantran takut mereka lari, mereka menjahui organisasi yang ku pimpin, ku manjakan mereka. ku ikuti semua kemauan yang ada, berbagai hal yang menurut mereka harus segera diterapkan lantaran keadaan sekarang sedang darurat (krisis kuantitas). maka ku turuti berbagai pesan-pesan yang mereka berikan, sehingga tak sanggup lagi aku menegakan kepala dan berkata akan kebenaran. aku benar benar malu, aku benar benar terpojok. aku dihantam akan kondisi yang memang aku tau itu tidak benar dan keliru tapi aku tak sanggup melawannya.

haha, maafkan aku adik, mungkin tak baik kukatakan semuanya padamu. walaupun ini kebenaran, tapi  alangkah tak baiknya jika beban ini juga kau tanggung. ini sama halnya ku jadikan kau sebagai tempat melampiaskan masalah masalah yang ku alami. adik cukup aku saja yang menanggungnya. pedih, iya. malu, iya. tapi tak apalah setidaknya aku pernah merasakan bagaimana kondisi ini merusak hati nurani seseorang.  adik, pesan ku, sampaikanlah kebenaran walaupun terdapat berbagai konsekuensi yang akan kau terima. jangan kau takut, karena akibat yang akan kau terima tidak akan membuat kebenaran itu rusak ataupun kropos. malah sebaliknya, kesalahan kesalahan itu yang akan rusak dan kropos. karena lebih sakit jika kau mengetahui kesalahan tetapi kamu tidak bisa berbuat apa apa.

hari sudah sore, senja sudah muncul. mungkin itu saja. adik, kita cukupkan saja obrolan ini, senja sudah muncul, gema azan telah berkumandang dimana mana. mari kita nikmati senja sore ini dengan tenang dan laksanakan kewajiban kita sebagaimana mestinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urgensi Keterlibatan Masyarakat Adat dalam Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup Prespektif Ekopopulisme.

Gerakan mahasiswa

Mahasiswa Dan Politik Mahasiswa